Please disable any ad-blocker you are using in your browser.

Home » Tutorial » Excel » Cara Menghitung Kepadatan dan Laju Pertumbuhan Penduduk di Excel

Cara Menghitung Kepadatan dan Laju Pertumbuhan Penduduk di Excel


Saya perhatikan ternyata ada pengunjung yang datang dengan menggunakan kata kunci “rumus kepadatan penduduk”, “kepadatan Penduduk dan cara menghitungnya” , “cara menghitung kepadatan penduduk “maka agar di kemudian hari , jika ada lagi pengunjung yang datang lagi dengan keyword yang hampir sama maka mereka dapat memperoleh informasi yang mereka cari dengan membaca artikel yang saya tulis ini.

Adapun cara menghitung kepadatan penduduk yaitu dengan membagi jumlah penduduk suatu wilayah dengan luas wilayahnya. Umumnya dalam penghitungan kepadatan penduduk, luas wilayah dalam satuan Km². Untuk lebih jelasnya tentang rumus kepadatan penduduk silahkan anda lihat rumus dibawah ini.

rumus kepadatan penduduk

Nah sekarang untuk mempermudah pemahaman silahkan anda lihat gambar Excel dibawah ini. Gambar tersebut terdiri dari 4 kolom yaitu nama kota, jumlah penduduknya, luas wilayahnya serta kolom yang terakhir yaitu kepadatan penduduknya.

contoh perhitungan kepadatan penduduk
Untuk menghitung kepadatan penduduknya menggunakan Excel seperti gambar diatas maka pada kolom E di sel E3 anda ketikkan rumus =ROUND(C3/D3;0) atau =ROUND(C3/D3,0) tergantung settingan bahasa komputernya agar dibulatkan ke bilangan bulat sehingga pada akhirnya akan diperoleh kepadatan penduduk di Kota A adalah 1.151 jiwa yang artinya secara rata-rata terdapat 1.151 jiwa yang menghuni kota tersebut setiap 1 Km². Nah untuk menyelesaikan sisanya anda tinggal copy paste rumusnya bukan ?

Cara Menghitung Laju Pertumbuhan Penduduk

Penduduk Indonesia dari tahun ke tahun terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Pernahkah anda ingat sebuah lagu yang dinyanyikan oleh raja dangdut yaitu Rhoma Irama dengan lirik “Seratus lima puluh juta penduduk Indonesia . Terdiri dari banyak suku bangsa itulah Indonesia . Ada sunda, ada jawa, aceh, padang, dayak dan banyak lagi yang lainnya.” Tahukah anda pada tahun berapa penduduk Indonesia mencapai 150 juta jiwa ? Jawabnya pada tahun 1980, lebih tepatnya jumlah penduduk Indonesia saat itu yaitu 147.490.298 jiwa. Sekarang setelah 30 tahun berlalu penduduk Indonesia telah mencapai 237.641.326 jiwa sudah bertambah 90 juta jiwa lebih atau lebih tepatnya sebanyak 90.151.028 jiwa. Bertambahnya penduduk sebanyak 90 juta jiwa ini dalam kurun 30 tahun terakhir jika dibandingkan dengan negara tetangga di Asean maka angka 90 juta jiwa ini jumlahnya sama dengan 3 kali lipat penduduk malaysia pada tahun 2010 yang hanya berpenduduk sekitar 28,3 juta jiwa (dikutip dari www.statistics.gov.my). Jumlah penduduk dari Negara Malaysia ini yang berjumlah 28, 3 juta jiwa ini masih lebih banyak penduduk propinsi Jawa Timur yang pada tahun 2010 sudah mencapai 37.476.757 jiwa.

Sekarang yang menjadi pertanyaannya bisakah anda menghitung laju pertumbuhan penduduk di suatu daerah? Jika anda menggunakan Excel 2007 maka tentunya tidak ada formula khusus dari Excel yang bisa digunakan, namun dengan menggunakan Excel maka anda bisa menghitung laju pertumbuhan penduduk untuk beberapa wilayah dengan cepat dibandingkan jika anda menggunakan kalkulator. (perhatikan rumus laju pertumbuhan penduduk dibawah ini)

Rumus Laju Pertumbuhan Penduduk

r = {(Pt /P0)(1/t)-1} x 100
Keterangan:
r = laju pertumbuhan penduduk
Pt = Jumlah penduduk tahun terakhir
P0 = Jumlah penduduk pada tahun dasar
t = selisih tahun terakhir dengan tahun dasar (jika tahun terakhir 2010 dan tahun dasarnya 2000 maka t= 2010-2000 = 10 tahun)

Agar anda lebih jelas, silahkan anda lihat ilustrasi gambar Excel (yang terdiri dari Kolom dimulai dari A sampai E dan Baris 2 sampai 36) dibawah ini yang merupakan jumlah penduduk Indonesia menurut propinsi tahun 2000 dan tahun 2010.

A B C D E
2 PROPINSI TAHUN 2000 TAHUN 2010 LAJU PERTUMBUHAN ( r )
3 Aceh 3.930.905 4.494.410 1,35
4 Sumatera Utara 11.649.655 12.982.204 1,09
5 Sumatera Barat 4.248.931 4.846.909 1,33
6 R i a u 4.957.627 5.538.367 1,11
7 J a m b i 2.413.846 3.092.265 2,51
8 Sumatera Selatan 6.899.675 7.450.394 0,77
9 B e n g k u l u 1.567.432 1.715.518 0,91
10 L a m p u n g 6.741.439 7.608.405 1,22
11 Kep. Bangka Belitung 900.197 1.223.296 3,11
12 Kepulauan Riau - 1.679.163 -
13 DKI Jakarta 8.389.443 9.607.787 1,37
14 Jawa Barat 35.729.537 43.053.732 1,88
15 Jawa Tengah 31.228.940 32.382.657 0,36
16 DI Yogyakarta 3.122.268 3.457.491 1,03
17 Jawa Timur 34.783.640 37.476.757 0,75
18 Banten 8.098.780 10.632.166 2,76
19 B a l i 3.151.162 3.890.757 2,13
20 Nusa Tenggara Barat 4.009.261 4.500.212 1,16
21 Nusa Tenggara Timur 3.952.279 4.683.827 1,71
22 Kalimantan Barat 4.034.198 4.395.983 0,86
23 Kalimantan Tengah 1.857.000 2.212.089 1,77
24 Kalimantan Selatan 2.985.240 3.626.616 1,97
25 Kalimantan Timur 2.455.120 3.553.143 3,77
26 Sulawesi Utara 2.012.098 2.270.596 1,22
27 Sulawesi Tengah 2.218.435 2.635.009 1,74
28 Sulawesi Selatan 8.059.627 8.034.776 -0,03
29 Sulawesi Tenggara 1.821.284 2.232.586 2,06
30 Gorontalo 835.044 1.040.164 2,22
31 Sulawesi Barat - 1.158.651 -
32 M a l u k u 1.205.539 1.533.506 2,44
33 Maluku Utara 785.059 1.038.087 2,83
34 Papua Barat - 760.422 -
35 Papua 2.220.934 2.833.381 2,47
36 INDONESIA 206.264.595 237.641.326 1,43

Cara Menghitung Laju Pertumbuhan Penduduk

Pada Sel E3 anda harus memasukkan rumus laju pertumbuhan pada lembar kerja Excel anda yaitu =((D3/C3)^(1/10)-1)*100 Maka akan diperoleh laju pertumbuhan penduduk di propinsi Aceh adalah 1,35 persen. Lalu untuk propinsi yang lain anda tinggal copy paste aja bukan ! Namun untuk menghindari terjadinya error pada penulisan formula diatas karena ada beberapa propinsi yang pada tahun 2000 belum berdiri, maka formulanya pada sel E3 bisa ditulis =IF(C3<>"-";((D3/C3)^(1/10)-1)*100;"-") kemudian untuk sel yang lain anda bisa copy paste ajakan.Namun sebagai catatan saja untuk propinsi induk yang mengalami pemekaran wilayah maka seharusnya perhitungan laju pertumbuhan penduduknya untuk jumlah penduduk tahun dasarnya dikurangi oleh jumlah penduduk dari wilayah administratif yang memisahkan diri sehingga laju pertumbuhan penduduknya tidak minus seperti propinsi Sulawesi Selatan diatas, begitu pula untuk propinsi lainnya yang mengalami pemekaran wilayah administratif seperti Papua dan Riau, jadi laju pertumbuhan penduduk untuk ketiga propinsi itu tidak bisa dipakai sampai tahun dasarnya disesuaikan terlebih dahulu.

Ini Yang Anda Cari :

  • rumus laju pertumbuhan penduduk
  • rumus rata-rata pertumbuhan penduduk
  • contoh soal laju pertumbuhan rata rata penduduk negara
  • menghitung persen laju pertumbuhan penduduk
  • cara menghitung jumlah penduduk pada tahun t
  • Rumus Laju pertumbuhan penduduk Rata2 seluruh indonesia
  • tuliskan dalam bentuk rumus perhitungan pertumbuhan penduduk dan kepadatan penduduk
  • cara menghitung laju pertumbuhan penduduk per tahun
  • cara menghitung laju pertumbuhan penduduk
  • cara mencari rata-rata pertumbuhan penduduk



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>