Home » Tips Kesehatan » Makanan Yang Sehat Untuk Ibu Hamil

Makanan Yang Sehat Untuk Ibu Hamil

loading...

Makanan Yang Sehat Untuk Ibu Hamil – Bagi seorang wanita yang telah menikah, maka menjadi seorang ibu hamil (bumil) merupakan salah satu kebahagiaan tersendiri bagi wanita tersebut dan pasangannya, karena tidak akan lama lagi dalam waktu kurang lebih 9 bulan sejak dinyatakan positif hamil, bila tuhan berkehendak maka wanita tersebut akan melahirkan seorang bayi mungil yang memang ditunggu kelahirannya. Namun perlu diperhatikan juga bahwa masa hamil merupakan waktu yang sangat penting bagi pertumbuhan janin yang dikandung dan perlu diperhatikan pula persiapan untuk persalinan bayi. Pada waktu inilah makanan yang sehat buat ibu hamil perlu diperhatikan seperti ditambahkannya konsumsi zat-zat yang bergizi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan janinnya serta juga penting untuk kesehatan ibu hamil. Penambahan zat yang bergizi juga bermanfaat untuk menghadapi persalinan, menyusui bayi dan perkembangan bayinya.

Mungkin banyak diantara anda mencari informasi terkait dengan :

  • makanan yang baik untuk ibu hamil 1 bulan
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil muda
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil 4 bulan
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil usia 5 bulan
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil 7 bulan keatas
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil 3 bulan
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil trimester 1
  • makanan yang sehat untuk ibu hamil 7 bulan

Makanan Yang Sehat Buat Ibu Hamil

makanan sehat untuk ibu hamilLalu mungkin anda yang lagi hamil, akan bertanya-tanya Makanan Apa Saja Yang Dianjurkan saat Hamil ? Dikutip dari brosur Makanan Sehat Ibu Hamil yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI tahun 2011, maka makanan yang dianjurkan dikonsumsi oleh Ibu hamil adalah

  • Makanan yang bisa menjadi sumber zat tenaga, misalnya bihun, kentang, beras, roti, mie, krackers, macaroni dan sebagainya.
  • Makanan yang bisa menjadi sumber zat pembangun, misalnya daging, ikan, ayam, tempe, tahu, kacang-kacangan, susu, telur, keju,dan hati.
  • Makanan yang bisa menjadi sumber zat pengatur, misalnya buah-buahan yang segar dan sayur-sayuran yang berwarna hijau.

Itulah beberapa makanan diatas yang dianjurkan dikonsumsi oleh seorang ibu hamil, namun walau begitu yang perlu juga diperhatikan oleh seorang ibu hamil terkait makanan yang dikonsumsi adalah

  • Bagi seorang ibu hamil hendaknya mengkonsumsi makanan lebih banyak dibandingkan saat masih belum hamil supaya bertambahnya berat badan sesuai dengan umur kehamilannya. Jangan sampai dalam kondisi hamil ini anda melakukan diet makanan untuk melangsingkan badan anda.
  • Bagi ibu hamil diusahakan mengkonsumsi makanan dalam porsi yang sedikit tetapi sering.
    Anjuran bagi seorang ibu hamil dalam pola konsumsi makanan untuk mengatasi terjadinya Hiperemesis Gravidarum yaitu rasa mual dan muntah berlebihan yang dialami oleh ibu hamil adalah porsi makan sedikit tetapi sering, tak berlebihan dalam makan serta menghindari makan makanan yang berlemak serta berbumbu tajam.
  • Bagi ibu hamil yang mempunyai kelebihan berat badan atau gemuk, maka kurangilah mengkonsumsi makanan yang sumber energi yang berasal dari lemak dan karbohidrat.
  • Bagi ibu hamil yang terlalu kurus, maka perlu menambah porsi makan makanan sumber energi dan protein.
    Saat kehamilan maka kebutuhan protein untuk ibu hamil semakin meningkat. Peningkatan ini bermanfaat mempertahankan kesehatan ibu hamil serta juga untuk pertumbuhan janinnya yang sedang dikandung. Kebutuhan protein ini bisa dipenuhi oleh sumber protein hewani seperti susu, ikan dan telur.
  • Mengkonsumsi Makanan Yang Cukup Mengandung Kalsium
    Ibu hamil membutuhkan kalsium yang lebih banyak sebagai pengganti cadangan kalsium yang terpakai untuk pembentukan jaringan baru pada janin. Bila kebutuhan kalsium bagi ibu hamil tak mencukup, maka ini meningkatkan resiko bumil tersebut menghadapi komplikasi yang disebut pre eklampsia atau keracunan kehamilan, serta ibu hamil bisa mengalami pengeroposan gigi dan tulang. Sumber makanan yang mengandung kalsium adalah kacang-kacangan, sayuran hijau, ikan teri serta susu.
  • Mengkonsumsi Yang Cukup Makanan Beriodium
    Perkembangan otak dan sistem saraf bisa terhambat bila kekurangan yodium yang bisa menurunkan IG serta meningkatkan resiko kemaatian bayi. Pertumbuhan fisik anak yang dilahirkan terganggu (kretin) yang bisa disebabkan karena kekurangan yodium. Yoidum merupakan bagian hormon tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3) yang berguna untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan bayi. Iodium berperan dalam sintesis protein, absorsi karbohidrat dan saluran cerna serta sintesis kolesterol darah. Kandungan yodium yang baik terdapat pada makanan laut seperti udang, ikan, kerang dan rumput laut. Bila anda masak gunakanlah garam yang beriodium.
  • Bagi ibu hamil perlu memperhatikan pemakaian garam dalam minuman dan makanan supaya jangan berlebihan.
    Pada saat kehamilan, diusahakan ibu hamil tidak menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, oleh karenanya perlu dibatasi konsumsi garam untuk ibu hamil. Bila ibu hamil mengalami hipertensi maka ini akan menyebabkan meningkatnya resiko terjadinya gangguan pertumbuhan janin, terlepasnya plasenta serta semakin tingginya resiko terjadinya kematian pada janin.
  • Ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan yang kandungan zat besinya tinggi serta setiap hari minum satu tablet tambah darah selama kehamilan.
    Pada masa kehamilan dalam pembentukan sel dan jaringan baru dibutuhkan zat besi yang jauh lebih banyak dari sebelumnya. Pada pembentukan hemoglobin pada sel darah merah maka zat besi merupakan unsur yang vital. Penyakit kurang darah atau anemia yang disebabkan kurangnya hemoglobin bisa membahayakan kesehatan ibu dan bayi misalnya BBLR, perdarahan dan meningkatnya resiko kematian.
  • Konsumsi makanan yang mengandung Asam Folat dan Buah Berwarna dan Berserat
    Pada masa kehamilan semakin meningkat kebutuhan asam folat yang dipakai untuk pembentukan sel dan sistem saraf termasuk sel darah merah. Asam folat banyak terkandung pada sayuran hijau seperti kacang-kacangan dan bayam. Sumber vitaman yang baik untuk tubuh ada pada buah berwarna dan untuk menghindari terjadinya sembelit atau susah untuk buang air besar ada pada buah yang berserat.
  • Kurangilah Minum Kopi
    Ibu hamil akan mengalami efek diuretic dan stimulant bila mengkonsumsi kafein. Oleh sebab itu jika seorang bumil mengkonsumsi kopi yang menjadi sumber utama kafein yang tak terkontrol, akan menghadapi meningkatnya buang air kecil (BAK) yang bisa menyebabkan dehidrasi, meningkatnya tekanan darah serta detak jantung. Kafein ini bisa memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin,disebabkan metabolism janin belum sempurna. Kafein juga terdapat pada teh, coklat dan minuman energy bersuplemen. Kandungan kafein pada satu botol minuman energi suplemen setara dengan minum 1 -2 cangkir kopi. Pada kopi selain kafein yang dikandung ada juga satu zat yaitu inhibitor yang bisa mengganggu penyerapan zat besi. Ibu hamil direkomendasikan oleh The National Institute of Health USA (1993) dalam mengkonsumsi kafein tidak lebih dari 150-250 mg/hari atau setara dengan 2 cangkir kopi/hari atau kalau perlu menghindarinya sama sekali.
  • Ibu Hamil Sebaiknya Minum Air Putih Yang Lebih Banyak
    Air yang bermanfaat untuk membantu pencernaan, mengatur keseimbangan asam basa tubuh, membuang racun, sebagai penyusun sel dan darah dan mengatur suhu tubuh. Pada masa kehamilan kebutuhan akan air semakin meningkat supaya bisa mensupport sirkulasi janin, produksi cairan amnion dan meningkatnya volume darah. Kebutuhan air minum untuk ibu hamil adalah sekitar 2-3 liter perhari (8-12 gelas per hari).

Semoga artikel diatas terkait makanan yang sehat bagi ibu hamil bisa membantu anda yang sedang mencari informasi ini … Amin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *